[intro] Verse 1 (informatif) Kau panjatkan doa bertahun-tahun Air mata jatuh, hatimu pun turun Kau mulai bertanya, "Mengapa belum datang?" Padahal kau merasa sudah bertahan cukup panjang Pre-Chorus (sugestif) Tapi tahukah kau, penundaan itu rahmat? Kadang jawaban-Nya tak datang dalam cepat Dia tak lupa, Dia tak menolak Dia hanya sedang memilih waktu yang paling layak Chorus (informatif + sugestif) Jangan kira doamu tak sampai Hanya karena jawabannya tak sesuai Dia tahu apa yang kau tidak tahu Dia beri di waktu yang paling indah menurut-Nya, bukan menurutmu Jangan berhenti berharap… teruslah mengetuk Karena pintu-Nya tak pernah benar-benar tertutup Verse 2 (informatif) Kadang yang kau pinta, bukan yang kau perlu Kadang yang tertunda justru membuatmu lebih bersatu Dengan Tuhan yang Maha Tahu Yang melihat akhir kisahmu sebelum kau tahu Bridge (sugestif) Terus berdoa… walau tak kunjung nyata Karena dalam doa… hatimu sedang dijaga Dan dalam sabar… jiwamu sedang dibina Untuk menerima yang terbaik dari-Nya Chorus (reprise) Jangan anggap diam-Nya adalah abaikan Itu mungkin cara-Nya menguatkan Dia beri bukan di waktu engkau mau Tapi saat jiwamu siap menerima restu Outro (sugestif) Teruslah meminta, jangan kau lelah Karena kadang, penantian adalah bentuk cinta paling megah... [instrument] [outro] [end}

Comments are disabled on this song