
[Verse 1] Pagi membunuh sisa lena, Kaki melangkah menelan derita. Upah tak seberapa, beban menggunung, Namun harga diri tak pernah tunduk. Di balik baju yang basah berpeluh, Ada seribu doa yang tak pernah runtuh. Biar dunia memandangku hina, Aku tetap berdiri sebagai manusia! [Pre-Chorus] Biar tulang retak menahan beban, Takkan kujual kehormatan! [Chorus – Heavy Riff, Guttural Vocal] BESI! PELUH! DAN MARUAH! Ditempa hidup, dilawan susah! Demi keluarga, kutelan luka, Biar miskin, jangan jiwa diperhamba! [Aggressive Guitar Solo Melancholic] [Chorus – Heavy Riff, Guttural Vocal] BESI! PELUH! DAN MARUAH! Ditempa hidup, dilawan susah! Demi keluarga, kutelan luka, Biar miskin, jangan jiwa diperhamba!

