[intro] 🎶 Verse 1 (Deskriptif) Ada insan yang tenang langkahnya Tak banyak bicara, tapi dalam maknanya Ia bekerja, makan, tidur, berbicara Namun hatinya tetap bersama Pencipta Sopan geraknya, santun ucapnya Bukan karena takut manusia Tapi karena ia kenal Tuhannya Dan malu hidup tanpa adab di hadapan-Nya 🎶 Chorus (Argumentatif) Mengenal Allah bukan sekadar tahu Tapi menjaga hati agar tak menjauh Bukan sekadar berdzikir di bibir Tapi menjadikan dzikir pelita yang mengalir Orang arif tak main-main dalam hidupnya Karena ia paham siapa yang menjaganya Adabnya tinggi, cintanya suci Ia hidup bukan untuk dunia, tapi untuk Ilahi 🎶 Verse 2 (Argumentatif) Mengapa kita sembahyang tanpa khusyuk? Mengapa amal kita penuh keluh? Karena kita belum kenal benar siapa Dia Sehingga lupa menjaga rasa di dalam jiwa Orang arif menjaga hatinya setiap saat Tak pernah benar-benar lalai atau penat Bukan karena kuat, tapi karena cinta Karena tak sanggup jauh dari Yang Maha Mulia 🎶 Bridge (Refleksi) Tak perlu menunggu sempurna Untuk mulai menjaga adab pada-Nya Cukup dengan niat dan cinta yang nyata Lalu jalani tiap amal dengan rasa ta'zhim dalam dada 🎶 Chorus (Reprise) Mengenal Allah mengubah segalanya Cara bicara, cara duduk, cara meminta Tak ada ruang untuk kelalaian semu Karena hati mereka selalu merindu Mereka tak pernah benar-benar berpaling Karena di dalam dada, Tuhan itu hadir Hidup bukan lagi soal pencapaian Tapi soal kedekatan dan penghambaan 🎶 Outro (Doa Penutup) Ya Allah... Ajari kami mengenal-Mu dengan benar Agar hidup ini selalu bermakna dan sabar Ajari kami sopan di hadapan-Mu Agar tak tergelincir oleh dunia yang semu... [instrument] [end]