Song Cover Image

Didik Jiwamu, Jangan Sakiti Atau Biarkan

[intro] 🎶 Verse 1 Jiwamu ibarat anak kecil Kadang liar, kadang mudah lelah dan kerdil Jika kau cambuk terlalu keras Ia akan lari dan tak lagi merasa pantas 🌟 Chorus (Persuasif, Ajakan Lembut) 🔔 Maka didiklah jiwamu dengan hikmah 🔔 Jangan paksa hingga hilang arah Tapi jangan pula dibiarkan bebas Karena nafsu tak kenal batas 🎤 Interaktif Persuasif (Tanya-Jawab Reflektif) A: “Haruskah aku menekan semua keinginanku?” B: “Tidak, tapi tuntunlah—bukan bunuh nafsumu.” A: “Tapi kalau aku beri kelonggaran, bukankah ia makin liar?” B: “Karena itu, latih ia, jangan kau biarkan liar, tapi juga jangan kau pukul sampai hancur dan gentar.” A: “Bagaimana aku tahu batasnya?” B: “Saat jiwamu tetap hidup… tapi taat dan tunduk dengan rela.” A: “Apakah ini jalan sulit?” B: “Sulit bila sendiri, tapi mudah bila kau sandarkan diri pada Ilahi.” 🎶 Refrain 🎵 Jangan terlalu keras, jangan pula terlalu lunak Didik jiwamu agar kuat tanpa retak Tarbiyah jiwa bukan soal cepat Tapi soal arah… dan siapa yang kau jadikan tempat berpijak 🎵 Outro (Tenang dan penuh harap) Jalan menuju Allah itu panjang Tapi bisa ringan jika jiwa tak bimbang Didiklah dia dengan kasih Agar ia tetap berjalan… Bukan lari atau mati [instrument] [end]