
[Intro] Verse 1 Dari Hājar di padang yang tandus Lahir seorang anak yang lembut dan halus Ismā‘īl, anak dari seorang kekasih Tuhan Ditakdirkan hidup dalam ujian dan pengorbanan Pre-Chorus Di Makkah yang dulu tak berpenghuni Ia tumbuh dalam doa dan janji Ilahi Chorus Inilah kisah sang anak yang taat Yang tak goyah meski ujian berat Ketika ayahnya berkata: "Wahai anakku, aku melihat dalam mimpi Bahwa aku harus menyembelihmu, apa pendapatmu, kasihku?" Ia pun menjawab penuh keteguhan "Lakukanlah, Ayah, aku pun berserah pada Tuhan." Verse 2 Ibn Kathīr meriwayatkan indah Bahwa ujian itu benar adanya, bukan kisah Namun Allah gantikan dengan sembelihan mulia Tanda pengorbanan, cinta, dan taqwa Pre-Chorus Ismā‘īl tak hanya diuji Ia juga ikut membangun Ka‘bah bersama sang Nabi Chorus Tangan mereka mengangkat batu Menyusun rumah Allah yang pertama itu "Rabbana taqabbal minnā"—mereka pun berdoa Agar amalnya tak hilang sia-sia Ismā‘īl pun menjadi utusan dan pemimpin Yang menyeru kaumnya untuk berserah dan yakin Bridge Ia dikenal sebagai orang yang sabar Menepati janji dan menjaga shalat tanpa hambar Teladan bagi pemuda yang kuat jiwanya Bukan karena kekuatan, tapi karena taqwanya Chorus (modulasi) Dari padang gersang lahir cahaya Dari ketaatan lahir sejarah yang mulia Ia bukan hanya anak dari nabi Tapi nabi yang jalannya penuh makna dan janji Outro Ismā‘īl—namamu terukir di langit Ketaatanmu jadi contoh yang abadi Semoga kami pun dapat meneladani Menjawab panggilan Tuhan, tanpa ragu di hati [instrument] [End]

