
Malam…. Jauh berlalu meninggalkan siang, berkejaran silih berganti, datang dan pergi menemani hari. Malam…. Malam ini tak lagi aku bermimpi, tentang kemesraan sejoli dua hati, tentang mawar dan melati, yang bertaburan di pelaminan pengantin. Sekeping hati, separuh nyawa berlalu pergi, Akulah sang penanti, perindu cinta hingga datang kembali, sampai aku mati….. Malam…. Jauh berlalu meninggalkan siang, berkejaran silih berganti, datang dan pergi menemani hari. Malam…. Malam ini tak lagi aku bermimpi, tentang kemesraan sejoli dua hati, tentang mawar dan melati, yang bertaburan di pelaminan pengantin. Sekeping hati, separuh nyawa berlalu pergi, Akulah sang penanti, perindu cinta hingga datang kembali, sampai aku mati….. Malam…. Jauh berlalu meninggalkan siang, berkejaran silih berganti, datang dan pergi menemani hari. Malam…. Malam ini tak lagi aku bermimpi, tentang kemesraan sejoli dua hati, tentang mawar dan melati, yang bertaburan di pelaminan pengantin. Sekeping hati, separuh nyawa berlalu pergi, Akulah sang penanti, perindu cinta hingga datang kembali, sampai aku mati….. Malam…. Jauh berlalu meninggalkan siang, berkejaran silih berganti, datang dan pergi menemani hari. Malam…. Malam ini tak lagi aku bermimpi, tentang kemesraan sejoli dua hati, tentang mawar dan melati, yang bertaburan di pelaminan pengantin. Sekeping hati, separuh nyawa berlalu pergi, Akulah sang penanti, perindu cinta hingga datang kembali, sampai aku mati….. Malam…. Jauh berlalu meninggalkan siang, berkejaran silih berganti, datang dan pergi menemani hari. Malam…. Malam ini tak lagi aku bermimpi, tentang kemesraan sejoli dua hati, tentang mawar dan melati, yang bertaburan di pelaminan pengantin. Sekeping hati, separuh nyawa berlalu pergi, Akulah sang penanti, perindu cinta hingga datang kembali, sampai aku mati….. Malam…. Jauh berlalu meninggalkan siang, berkejaran silih berganti, datang dan pergi menemani hari. Malam…. Malam ini tak lagi aku bermimpi, tentang kemesraan sejoli dua hati, tentang mawar dan melati, yang bertaburan di pelaminan pengantin. Sekeping hati, separuh nyawa berlalu pergi, Akulah sang penanti, perindu cinta hingga datang kembali, sampai aku mati…..

