[Intro] Segala puji bagi Allah Yang Esa Pencipta langit, bumi dan segala Gelap dan terang dalam aturan-Nya Tiada sekutu bagi-Nya [Verse 1] Dari biji yang mati, tumbuh kehidupan Dari langit hujan menyuburkan tanaman Kurma dan anggur, zaitun, delima Tanda kebesaran Allah di depan mata Malam berlabuh, fajar pun menjelma Matahari dan bulan tersusun pada masa Bintang bercahaya di langit tinggi Menjadi petunjuk perjalanan insani [Chorus] Hanya Allah Tuhan Yang Esa Pencipta langit, bumi dan segala Kepada-Nya ku palingkan wajah Tiada sekutu bagi-Nya Hanya Allah tempat kembali Hidup dan mati untuk Ilahi Segala nikmat daripada-Nya Segala puji hanya untuk-Nya [Verse 2] Ibrahim memandang bintang di malam gelita Bersinar terang di langit sana Namun tenggelam, hilang cahayanya Bukan itu Tuhan Yang Esa Bulan terbit membawa cahaya Namun berundur saat tiba masanya Matahari muncul dengan sinar gemilang Namun terbenam di hujung petang Lalu Ibrahim berkata dengan yakin “Aku hadapkan wajah kepada Yang menciptakan” Langit dan bumi seluruhnya Aku bukan daripada golongan yang menyekutukan-Nya [Chorus] Hanya Allah Tuhan Yang Esa Pencipta langit, bumi dan segala Kepada-Nya ku palingkan wajah Tiada sekutu bagi-Nya Hanya Allah tempat kembali Hidup dan mati untuk Ilahi Segala nikmat daripada-Nya Segala puji hanya untuk-Nya [Verse 3] Tanaman dan ternakan mereka bahagi “Ini untuk Allah, ini untuk berhala kami” Apa yang mereka tetapkan sesuka hati Lalu hukum Allah mereka dustai Ada ternakan yang mereka haramkan Tanpa hujah, tanpa pengetahuan Ada yang dikatakan hanya untuk lelaki Wanita dilarang daripada memakannya lagi Ada ternakan dibiarkan tanpa beban Ada yang tidak disebut nama Tuhan Mereka membuat hukum atas sangkaan Sedang Allah tidak pernah menetapkan [Pre-Chorus] Jangan mereka-reka atas nama Tuhan Jangan ikut sangkaan dan kejahilan Rezeki Allah, makanlah dengan syukur Jangan langkah syaitan menyesatkan hati yang luhur [Verse 4] Daripada ternakan ada yang mengangkat beban Ada yang menjadi makanan dan rezeki kehidupan Makanlah daripada apa yang Allah berikan Jangan melampaui batas dalam menikmati kurniaan Dia yang menumbuhkan tanaman di bumi Dengan hasil yang berbeza warna dan rasa Semua itu rezeki daripada Ilahi Mengapa masih mencari sekutu bagi-Nya? [Verse 5] Berbuat baik kepada ibu dan ayah Jangan bunuh anak kerana takut susah Jauhi segala dosa yang nyata Jangan bunuh jiwa tanpa haknya Harta anak yatim jangan kau dekati Melainkan dengan cara yang terbaik sekali Sempurnakan sukatan, tegakkan timbangan Berkata benar walau terhadap keluarga sendiri Penuhi janji yang telah diberi Itulah amanah yang akan dipertanggungjawabi Inilah jalan lurus yang Allah tunjukkan Jangan berpaling kepada jalan yang bersimpangan [Bridge, Emotional Build] Solatku, ibadahku, hidup dan matiku Semuanya hanya untuk-Mu Tiada sekutu dalam segala pengabdianku Kepada-Mu aku berserah, Tuhanku Engkaulah Rabb sekalian alam Yang mengetahui nyata dan yang terpendam Jika langkah ini tersasar dan kelam Pimpinlah hati kembali ke jalan yang benar [Final Chorus, Powerful Ensemble] Hanya Allah Tuhan Yang Esa Pencipta langit, bumi dan segala Kepada-Nya ku palingkan wajah Tiada sekutu bagi-Nya Hanya Allah tempat kembali Hidup dan mati untuk Ilahi Segala nikmat daripada-Nya Segala puji hanya untuk-Nya [Outro] Langit dan bumi menjadi tanda Ternakan dan tanaman rezeki daripada-Nya Jangan hukum tanpa ilmu dan petunjuk-Nya Jangan sekutukan Allah Yang Esa Pegang jalan yang telah ditunjukkan Jangan ikut jalan yang menyimpangkan Hingga tiba waktu kita kembali Menghadap Allah, Tuhan Yang Maha Suci