[intro] Verse 1 (informatif) Kau ingin tinggalkan dunia Mengira zuhud artinya tak punya apa-apa Kau ingin lepas dari sebab Padahal Allah menempatkanmu di tengah hiruk-pikuk sebab Pre-Chorus (argumentatif) Benarkah itu panggilan-Nya… Atau hanya nafsumu yang menyamar sebagai cinta? Chorus (sugestif) Jangan buru-buru memutuskan jalan Saat Allah masih menetapkan tempat dan peran Kadang syahwat bukan pada harta yang banyak Tapi pada keinginan diam-diam untuk terlihat lebih tenang dan bijak Tinggallah di tempatmu, bila itu takdir dari-Nya Karena taat tak selalu harus pergi ke gua Verse 2 (informatif) Berzikir di pasar bisa lebih luhur Daripada mengasingkan diri tapi hatimu kabur Bukan soal tempatmu berdiri Tapi adakah hatimu tunduk di setiap posisi? Bridge (argumentatif + sugestif) Tajrid itu bukan lari dari dunia Tapi lari dari ketergantungan pada dunia Kalau Allah menempatkanmu dalam sibuk Maka sibuklah sambil tetap tunduk Chorus (reprise) Jangan kejar citra spiritual yang megah Kalau hatimu masih ingin dipandang indah Syahwat itu bisa berwujud sederhana Seperti ingin tampak suci di mata sesama Ikhlaskan peranmu… apa pun itu Asal hatimu tetap terpaut hanya pada-Nya, selalu Outro (sugestif) Jangan remehkan tugas harian Jangan agungkan uzlah tanpa bimbingan Karena di mana pun kau ditaruh oleh Tuhan Di sanalah ladang taat yang sebenarnya dijalankan... [instrument] [end[