Song Cover Image

Hati yang Hidup, Hati yang Mati

[intro] 🎶 Verse 1 Ada hati yang bergetar saat nama Allah disebut Air matanya jatuh meski tak ada yang tahu Ia sembunyi dalam sujud yang panjang Karena hidupnya… bukan di dunia yang bising 🎶 Verse 2 Lalu ada hati… yang beku tak bergerak Dengar adzan, tapi tetap sibuk dengan layar Lihat kematian, tapi tak merasa gentar Bibirnya mungkin berdzikir, tapi hatinya mengembara 🎶 Chorus Hati yang hidup… selalu haus akan cahaya Ia bersedih bukan karena dunia Tapi karena jauh dari Tuhannya Hati yang mati… hanya sibuk mengejar bayang Tak peduli kebenaran, tak merasa kehilangan 🎶 Verse 3 Ciri hati yang mati: – Tak tersentuh nasihat – Bahagia dalam maksiat – Malas dalam ibadah – Bangga dalam dosa yang diulang-ulang 🎶 Bridge (Refleksi) Pernahkah kita merasa… Menangis karena lupa pada Allah? Atau kita terlalu sering tertawa Hingga hati kita mengering tanpa rasa? 🎶 Chorus (ulang) Hati yang hidup… terasa ringan dalam taat Ia tahu dunia hanya sebentar Dan akhirat tak bisa ditawar Hati yang mati… hanya hidup untuk dunia Tertipu kemilau fana, tak sadar kehilangan jiwa 🎶 Outro (Doa & Harapan) Ya Allah… Jika hatiku mulai mati… hidupkanlah dengan cahaya-Mu Jika jiwaku mulai beku… lembutkanlah dengan cinta-Mu Karena tak ada hidup sejati… Kecuali bersama-Mu, ya Rabb al-‘Ālamīn [instrument] [end]