
[intro] 🎶 Verse 1 (Informatif) Kau menyumbang besar di depan mata Kau bangun masjid, kau bantu sesama Tapi hatimu merasa tinggi Seolah pahala sudah pasti Tapi ada satu amal tersembunyi Yang kau tak sadari saat kau memberi Mungkin hanya senyum, doa di hati Tanpa pamrih, tanpa ingin dipuji 🎶 Chorus (Argumentatif) Yang paling diterima bukan yang paling besar Tapi yang paling murni, tak ingin dibayar Amal terbaik bukan yang penuh sorotan Tapi yang luput dari kesadaran dan perhitungan Jika kau tak sadar telah berbuat baik Itulah amal yang ringan namun naik Tak dihitung oleh ego atau rasa layak Tapi dicatat Tuhan dengan cinta yang banyak 🎶 Verse 2 (Argumentatif) Amal yang kau banggakan, jadi beban Karena niatmu mulai penuh perhitungan Berharap pujian, atau tempat di surga Padahal surga bukan untuk dihitung angka Allah tak butuh jasamu yang pamer Dia ingin hatimu bersih tanpa pamrih Karena amal sejati bukan soal banyak Tapi soal hati yang tak merasa layak 🎶 Bridge (Refleksi) Jangan kau simpan daftar jasa Jangan bangga dengan amal yang terasa Karena yang kau lupakan bisa lebih mulia Daripada yang kau hitung sepanjang usia 🎶 Chorus (Reprise) Yang paling diterima bukan yang paling megah Tapi yang diselimuti keheningan dan pasrah Amal yang tak kau sadari Bisa jadi kunci diterimanya diri Tinggalkan hitung-hitungan amalmu Berserah saja pada ilmu dan rahmat-Nya Karena hanya Allah yang tahu nilainya Dan hanya Dia yang berhak menilainya 🎶 Outro (Doa Penutup) Ya Allah... Bersihkan amal kami dari rasa memiliki Lepaskan kami dari jebakan merasa pantas diberi Jadikan amal kami seperti angin yang berlalu Diam-diam membawa rahmat menuju-Mu [instrument} [end]

