Song Cover Image

Perjalanan Terakhir

+ Show full styles
V5

[Intro – Piano perlahan, sayu & penuh rasa] Dalam sunyi yang tidak bersuara, Hati mula belajar tentang kehilangan, Bukan kehilangan manusia semata, Tetapi kehilangan waktu… Yang tidak pernah menunggu sesiapa. ⸻ [Verse 1 – Lembut, renungan diri] Perjalanan ini panjang tanpa disedari, Langkah demi langkah semakin menjauh dari mula, Kita sibuk mengejar yang sementara, Sedang destinasi akhir semakin hampir tanpa bicara. Hari berganti membawa usia, Janji dunia sering membuat kita alpa, Namun dalam diam, jiwa tahu, Setiap yang bernyawa sedang menuju perjalanan terakhirnya. ⸻ [Pre-Chorus – Build perlahan, insaf] Jika hari ini masih diberi ruang dan peluang, Itu tanda kasih Tuhan belum berpaling. ⸻ [Chorus – Emosi naik, mendayu & menyentuh] Perjalanan terakhir itu pasti, Bukan khabar yang ingin ditangguhkan lagi, Ia datang tanpa janji dan tanda, Menjemput jiwa pulang dari dunia yang fana. Perjalanan terakhir itu pasti, Bukan untuk ditangisi dengan ketakutan, Tetapi untuk disambut dengan persiapan, Agar langkah terakhir ditemani reda dan keimanan. ⸻ [Verse 2 – Lebih mendalam, penuh rasa hamba] Bukan harta yang menemani di sana, Bukan juga pujian yang pernah dibanggakan, Yang tinggal hanyalah amal dan doa, Serta hati yang pernah tunduk atau angkuh di hadapan Tuhan. Kita pernah lalai, pernah tersasar, Pernah memilih dunia dari kebenaran, Namun selagi nafas belum terhenti, Pintu kembali masih terbuka untuk yang mahu memperbaiki diri. ⸻ [Pre-Chorus 2 – Lembut, menguatkan] Jika hati terasa berat dan sepi, Mungkin itu panggilan agar jiwa kembali. ⸻ [Chorus – Sama melodi, lebih penghayatan] Perjalanan terakhir itu pasti, Dan dunia hanyalah persinggahan sementara, Jangan biarkan hidup berlalu sia-sia, Tanpa taubat, tanpa amal, tanpa doa yang setia. Perjalanan terakhir itu pasti, Namun rahmat Tuhan lebih luas dari dosa, Bagi jiwa yang kembali dengan rendah, Mengharap ampun dan reda sepenuh jiwa. ⸻ [Bridge – Muzik drop, vokal raw & jujur] Jika hari ini air mata mengalir tanpa sebab, Itu bukan kelemahan yang perlu disembunyikan, Tetapi suara hati yang sedang sedar, Bahawa hidup ini pinjaman… Dan pulang itu satu kepastian. ⸻ [Final Chorus – Emosi puncak, tenang & bermotivasi] Perjalanan terakhir itu pasti, Namun bukan untuk melemahkan langkah hari ini, Ia mengajar kita menghargai masa, Dan memilih jalan yang diredai-Nya. Perjalanan terakhir itu pasti, Maka hiduplah dengan hati yang bersih, Agar saat dipanggil pulang nanti, Jiwa pergi dengan tenang… Dalam pelukan rahmat Ilahi. ⸻ [Outro – Piano & string fade, damai] Jika dunia ini harus ditinggalkan, Biarlah kita pulang dengan senyuman, Kerana perjalanan terakhir bukan pengakhiran, Tetapi permulaan… Bagi jiwa yang kembali kepada Tuhan.