
[intro] [Narasi atau dinyanyikan lembut] "Apakah kau kira amalmu yang mengangkatmu? Apakah kau lupa, rahmat-Nya lah segalanya?" Verse 1 (ajakan tanya): Apa artinya sujudmu, bila hatimu jauh? Apa artinya puasamu, bila nafsu tetap memburu? Apa artinya ilmumu, bila hanya menjadi bangga? Coba tanya hatimu... Untuk siapa semua ini? (Interaktif Break - tanya pendengar, bisa diulang-ulang saat live) 🎤 "Untuk siapa amalmu? Untuk siapa ilmumu?" (Jawaban audiens: "Untuk Allah... Untuk Allah...") Chorus: Amal adalah jalan, bukan tujuan Bukan bangga diri, bukan pula kemegahan Amal hanyalah sarana, bukan pencapaian Yang dinilai adalah hatimu di hadapan Tuhan Verse 2 (menggugah hati): Berapa banyak yang rajin beramal Tapi hatinya tenggelam dalam riya’? Berapa banyak yang tampak berilmu Namun hilang dalam ujub dan bangga? (Interaktif Break 2 - tanya lagi) 🎤 "Apa yang Allah nilai? Amalkah? Hatikah?" (Jawaban audiens: "Hati... Hati...") Chorus (repeat) Amal adalah jalan, bukan tujuan Bukan bangga diri, bukan pula kemegahan Amal hanyalah sarana, bukan pencapaian Yang dinilai adalah hatimu di hadapan Tuhan Bridge (lebih emosional): Bekerjalah dengan cinta Beramallah dengan ikhlas Bukan karena ingin dipuji Bukan karena ingin dinilai tinggi Semua karena Allah, semua karena Allah Chorus (lebih kuat, penuh semangat): Amal adalah jalan, bukan tujuan Bukan bangga diri, bukan pula kemegahan Amal hanyalah sarana, bukan pencapaian Yang dinilai adalah hatimu di hadapan Tuhan Outro (lembut - mengajak doa): Ya Allah, bersihkan amal kami Tulus hanya untuk-Mu, hanya untuk-Mu... [outro] [instrument] [end]

