
[intro] Verse 1 Telah kuangkat tangan di malam sunyi Lidahku basah menyebut asma-Mu Tapi dunia tetap sunyi Jawaban belum kunjung bersua Verse 2 Malam-malam pun jadi saksi Air mata jatuh di sajadah ini Namun hati kecil berbisik lirih “Mungkin Dia menungguku lebih gigih” Chorus 🌠 Teruslah berdoa meski langit diam Mungkin Tuhan ingin hatimu lebih dalam Bukan karena lupa, bukan karena marah Dia rindu suaramu dalam pasrah 💫 Jangan berhenti walau belum tampak jalan Kadang yang kita minta, belum pantas diberikan Doamu tak hilang, hanya sedang diuji Sampai doa itu—menemukanmu kembali Bridge Kesungguhan bukan pada kata Tapi ketekunan yang tak menyerah Allah mencintai hambanya yang sabar Yang tetap meminta meski tertunda jawab Chorus (Reprise) 🌠 Teruslah berdoa meski langit diam Karena doa tak pernah jadi sia-sia Dia menunggu waktu yang paling indah Untuk menurunkan rahmat yang penuh berkah Outro Jangan padamkan nyala harap Sebab Allah tahu isi setiap lafaz Teruslah mengetuk dengan sabar Doa yang tulus pasti mengantar [instrument] [end]

