
{instrument] Verse 1: Saat emosi membakar jiwa, Amarah datang menguji kita. Namun sabar adalah pilihan, Mengalah untuk kebaikan. Chorus: Tahan amarah, damaikan hati, Allah cinta pada yang berbudi. Memaafkan itu mulia, Kekuatan sejati ada di sana. Verse 2: Bukan kekuatan otot dan tangan, Tapi jiwa yang mampu bertahan. Mengalah dalam panasnya rasa, Itulah tanda iman yang nyata. Chorus: Tahan amarah, damaikan hati, Allah cinta pada yang berbudi. Memaafkan itu mulia, Kekuatan sejati ada di sana. Bridge: Rasul bersabda, kuat sejati, Yang mampu kendalikan diri. Hati yang sabar penuh cahaya, Ridha Allah jadi tujuan utama. Chorus: Tahan amarah, damaikan hati, Allah cinta pada yang berbudi. Memaafkan itu mulia, Kekuatan sejati ada di sana. Outro: Saat kita mampu menahan rasa, Mengalah, memaafkan siapa saja. Itulah kekuatan sejati, Ridha Allah hadiah abadi. [instrument] [end]

