
[intro] 🎶 Verse 1 (Deskriptif & Interaktif) Pernahkah kau lihat wajahmu di air? Jernih, bening, semua terlihat jelas Tapi bila air itu keruh dan buram Apa kau masih bisa mengenali dirimu di sana? 🗣️ Interlude (Interaktif) Tanya hatimu: Apakah ia bening seperti air pagi? Ataukah penuh debu karena sibuk dengan dunia ini? 🎶 Chorus (Persuasif) Bersihkan cermin hatimu... Dari cinta yang fana, dari pujian manusia Lepaskan bayang-bayang makhluk di sana Agar cahaya Allah bisa menyinari jiwa 🎶 Verse 2 (Argumentatif) Tak ada cermin yang menangkap cahaya Jika retak oleh iri dan dendam di dada Tak ada hati yang memantulkan rahmat Jika dipenuhi keinginan yang tak pernah tamat 🎶 Interlude 2 (Interaktif) Coba kau diam sejenak... Apa yang paling sering kau pikirkan tiap malam? Allah… atau urusan yang datang dan hilang? 🎶 Bridge (Ajakan & Refleksi) Mari kita poles hati kita Dengan dzikir, jujur, dan rasa rendah hati Agar saat cahaya-Nya datang mengetuk Tak lagi tertolak oleh kotoran di permukaannya 🎶 Chorus (ulang) Bersihkan cermin hatimu... Dari cinta yang fana, dari pujian manusia Lepaskan bayang-bayang makhluk di sana Agar cahaya Allah bisa menyinari jiwa 🎶 Outro (Doa & Komitmen) Ya Allah... Jadikan hatiku bening seperti embun pagi Tak silau oleh dunia, tak buram oleh nafsu Agar Engkau tampak jelas… di setiap detak jiwaku [instrument] [end]

