Song Cover Image

Negeri yang Diatur dengan Taqwa

[intro] Verse 1: Ketika Umar diangkat jadi pemimpin Umat tumbuh, negeri pun berkembang Tak cukup hanya keberanian Ia bangun sistem, bukan sekadar menang Pre-Chorus: Ia pisahkan kekuasaan dan baitul mal Ditulis nama-nama, diberi catatan yang halal Gaji tentara, daftar pegawai Agar amanah tak mudah diselewengkan Chorus: Itulah Umar, pemimpin dengan visi Membangun negara dengan syura dan hati Ia catat tanah, ia atur pajak Dewan syura berdiri, keadilan ditegak Verse 2: Ia tetapkan kalender hijriyah Dimulai dari hijrah, bukan dari takhta Gubernur diawasi, kekuasaan dibatasi Tak boleh sewenang, semua harus transparansi Pre-Chorus: Ia bangun pos jaga dan sistem surat Agar kabar cepat sampai, dari Syam hingga Irak Pasukan dibagi, rakyat dia dengar Tak satu pun dibiarkan lapar Chorus: Itulah Umar, negarawan sejati Meninggalkan jejak bukan hanya di bumi Ia bangun sistem, bukan hanya simbol Amanah dijaga, walau tanpa sorak-sorai dan trombol Bridge: Pernahkah kita bertanya dalam hati Sudahkah pemimpin hari ini seperti ini? Adakah kejujuran di balik kekuasaan? Adakah rasa takut pada Tuhan dalam keputusan? Final Chorus (sugestif): Wahai pemimpin, belajarlah dari Umar Tegakkan keadilan, jangan hanya sabar Reformasi bukan sekadar janji Tapi keberanian menolak korupsi dan tirani Outro: Umar telah pergi, namun namanya abadi Negeri ini merindukan pemimpin seperti itu lagi Negeri yang diatur bukan hanya oleh undang Tapi oleh taqwa, dan takut pada Tuhan [instrument] [end]