
Ada burung yang pernah kugenggam erat karena takut ia terbang dan tak kembali Tapi semakin kuat kugenggam semakin takut ia padam Aku kira mencintai berarti memiliki Aku kira menjaga berarti mengunci Sampai kulihat matanya yang mulai redup dan kusadari—aku bukan melindungi aku memenjarakan Mungkin cinta bukan tentang menggenggam Mungkin cinta adalah keberanian untuk membuka tangan Bukan karena tidak peduli tapi karena percaya bahwa yang benar-benar milikmu tidak akan pergi dan yang pergi memang tidak pernah milikmu Lepas... Bukan karena kalah... Lepas... Tapi karena akhirnya paham... Apa yang harus kujaga dan apa yang harus kulepaskan... Apa yang benar milikku dan apa yang hanya lewat... Ada mimpi yang harus kurelakan pergi bukan karena aku menyerah tapi karena ia bukan jalanku Hanya singgah sebentar untuk mengajarkanku sesuatu Ada orang yang harus kulepaskan bukan karena aku tidak cinta tapi karena cintaku tidak boleh mengikat Biarkan ia terbang setinggi-tingginya dan jika ia kembali maka ia benar-benar pulang Mungkin cinta bukan tentang menggenggam Mungkin cinta adalah keberanian untuk membuka tangan Bukan karena tidak peduli tapi karena percaya bahwa yang benar-benar milikmu tidak akan pergi dan yang pergi memang tidak pernah milikmu Lepas... Bukan karena kalah... Lepas... Tapi karena akhirnya paham... Apa yang harus kujaga dan apa yang harus kulepaskan... Apa yang benar milikku dan apa yang hanya lewat... Lepas iku dhudu kalah... Lepas iku ngerti... Yen ora kabeh biso digenggem... Yen ora kabeh perlu dichekel... Aku melepaskan bukan karena aku berhenti mencintai. Aku melepaskan karena aku mulai mencintai dengan benar. Aku buka tanganku... Aku buka hatiku... Aku buka sangkarku... Lepas... Lepas... Bukan karena kalah... Lepas... Tapi karena akhirnya paham... Apa yang harus kujaga dan apa yang harus kulepaskan... Apa yang benar milikku dan apa yang hanya lewat... Lepas iku dhudu kalah... Lepas iku ngerti... Yen sing paling penting iku ora kelangan awak-e dhewe... Lepas... Lepas... Aku wis lepas...

