
Pusara Rindu
(Verse 1) Diam aku melangkah, tanah merah jadi saksi, Bayangan dua pusara, kian menusuk di hati, Setiap ukiran nama… buat jiwa ku menangis, Kasih kalian hilang, hanya doa jadi pengganti. Malam panjang aku pandang ke langit, Cari cahaya dalam gelap yang sempit, Gelap hidup, tiada arah nak dituju, Tuhan saja tahu betapa rindunya aku. Aku masih ingat senyuman yang hilang, Suara lembut panggil nama setiap petang, Kini rumah kosong… sunyi tanpa cahaya, Hanya kenangan jadi penawar sementara. (Pre-Hook) Air mata jatuh, tiada siapa nampak, Di setiap doa, nama kalian ku semat… (Hook / Chorus – nyanyian mellow & sayu) Pusara ini jadi saksi rindu, Langkah ku goyah, jiwa makin layu, Dulu pelukanmu jadi pelindung, Kini doa saja jadi penghubung… (Verse 2) Aku bercerita pada tanah yang diam, Tentang luka yang terlalu dalam, Kawan tertawa, tapi hati ku kosong, Dalam mimpi… kau hadir berulang-ulang. Masa kecil kau ajar erti tabah, Tapi kini aku jatuh, hilang arah, Lirik ini jadi saksi jiwa yang retak, Anakmu rindu… doa tak pernah goyah. Aku jalan sorang, dunia makin kejam, Tak ada lagi tangan pimpin bila tenggelam, Setiap langkah rasa hilang pedoman, Hanya pusara jadi tempat luah perasaan. (Pre-Hook – lebih emosional) Andai masa boleh kembali semula, Aku nak dengar lagi suara… Gelak tawamu jadi cahaya, Tapi kini… hanya pusara. (Hook / Chorus – nyanyian mellow & sayu) Pusara ini jadi saksi rindu, Langkah ku goyah, jiwa makin layu, Dulu pelukanmu jadi pelindung, Kini doa saja jadi penghubung… (Bridge – full nyanyian emosi, bukan spoken) Ayah, ibu… dengarlah doa ku, Setiap hela nafas, ku rindu kamu, Walau jasad pergi, rohmu masih ada, Selamanya hidup… di jiwa anakmu. (Hook / Chorus – ulang dengan lebih power, penuh emosi) Pusara ini jadi saksi rindu, Langkah ku goyah, jiwa makin layu, Dulu pelukanmu jadi pelindung, Kini doa saja jadi penghubung… (Outro – nyanyian perlahan, fade dengan piano/strings) Ayah, ibu… aku tetap berdiri, Walau hati perit, ku lawan sendiri, Di hujung nyawa, namamu ku sebut, Rindu tak padam… sampai nafasku tertutup.

