[intro] [Verse 1] Kau sujud lama di penghujung malam Bibir basah menyebut nama-Nya Tapi benarkah hati yang hadir Atau dunia masih duduk di singgasananya? [Pre-Chorus] Untuk siapa letihmu ini? Untuk siapa air mata itu mengalir? [Chorus] Jangan angkat amal ke langit Jika hatimu belum Kau bersihkan Jangan persembahkan raga Bila ruhmu masih menoleh selain Dia Sebab amal tanpa hakikat Hanya bayang, tiada cahaya... [Verse 2] Dunia menyelinap halus ke dalam dada Kemuliaan disulap jadi pamer semata Padahal Tuhan menatap bukan rupa Tapi niat di lubuk yang paling rahasia [Bridge] Lepaskan genggaman yang bukan Dia Barulah ringan melangkah menuju-Nya Tak perlu banyak, asal murni Tak perlu megah, asal tulus [Chorus – repeat, lebih dinamis] Jangan angkat amal ke langit Jika hatimu belum Kau bersihkan Jangan persembahkan raga Bila ruhmu masih menoleh selain Dia Sebab amal tanpa hakikat Hanya bayang... Bukan persembahan sejati... [Outro – lembut dan penuh harap] Ya Allah... Ajari aku berserah... Bukan karena manusia Tapi hanya karena cinta... [instrument] [end]