[intro] ๐ŸŽค (Verse 1 โ€“ Penyanyi utama) Banyak yang ingin akhir yang indah Tapi tak menjaga awal langkahnya Banyak yang ingin husnul khatimah Tapi meremehkan mula dan arah ๐ŸŽถ (Respons โ€“ Audiens) Apakah akhir bergantung pada awal? Apakah permulaan menentukan kekal? Tak bisakah berubah di tengah jalan, Jika dahulu sempat tersesat dalam kekurangan? ๐ŸŽค (Verse 2 โ€“ Penyanyi utama) Wahai jiwa yang sedang bertanya Awal bukan hanya detik pertama Tapi niat, arah, dan landasan cita Bila itu bersih, maka Allah jaga akhirnya ๐ŸŽถ (Respons โ€“ Audiens) Jadi, kami harus periksa niat? Bukan hanya target akhir semata? Haruskah awal kami bertaubat, Agar akhirnya tak berujung kecewa? ๐ŸŽค (Chorus โ€“ Semua bersama) ๐ŸŒŸ Akhir itu cermin awal yang jujur, ๐ŸŒŸ Awal yang terang, tak akan hancur. ๐ŸŒ™ Jika langkah pertama digerakkan karena cinta, ๐ŸŒ™ Langkah terakhir pun akan berujung bahagia. ๐ŸŽต (Bridge โ€“ Perenungan dalam) Tak ada jaminan di tengah gelombang Tapi awal yang ikhlas, selalu dikenang Allah tak melihat seberapa cepat kau tiba Tapi ke mana hati itu pertama kali melangkah ๐ŸŽค (Verse 3 โ€“ Penyanyi utama) Jika awalmu dulu penuh keliru Maka mulailah sekarang tanpa ragu Awal bisa dibuka kembali Dengan taubat yang sungguh-sungguh dalam hati ๐ŸŽถ (Respons โ€“ Audiens) Berarti belum terlambat memulai cahaya Meski dulu hidup dalam gelap gulita Asal kini benar-benar berserah Maka akhir bisa bercahaya megah ๐ŸŽค (Final Chorus โ€“ Semua dengan harap dan semangat baru) ๐ŸŒŸ Awal yang bercahaya, akhir pun mulia, ๐ŸŒŸ Awal yang gelap bisa berubah jika kembali pada-Nya. ๐ŸŒ™ Tak terlambat jadi orang yang baru, ๐ŸŒ™ Asal kau mulai sekarangโ€ฆ dari hati yang syahdu. ๐ŸŽผ Penutup (lirih, menyentuh): "Yang bersinar di awalโ€ฆ akan dijaga sampai akhir, Karena Allah tak tinggalkan langkah yang tulus meski kecil." "Maka mulai sekarangโ€ฆ cahayakan permulaanmu, Agar akhirmu pun jadi tempat perjumpaan dengan Tuhanmu." [instrument] [end]