Song Cover Image

Di Balik Laut dan Padang Pasir

[intro] Verse 1 Di Mesir lahirlah seorang bayi Yang ditakdirkan menentang tirani Firaun memburu anak lelaki Tapi Allah selamatkan lewat arus yang suci Pre-Chorus Diangkat jadi anak istana Padahal ia lah musuh bagi sang penguasa Chorus Inilah Mūsā, sang nabi pilihan Diutus kepada Firaun yang zalim dan penuh kesombongan Dengan tongkat di tangan, dan Harūn di sampingnya Ia seru: "Bebaskan Bani Isrā’īl, jangan aniaya!" Namun Firaun pun menolak Mengaku sebagai tuhan, lupa bahwa ia rapuh dan retak Verse 2 Ibn Kathīr menulis dengan rinci Bagaimana Mūsā bawa kaum yang tertindas berdiri Terbelah laut oleh izin Tuhan Sedang Firaun tenggelam dalam kesombongan Pre-Chorus Tapi ujian tak selesai di laut Karena hati Bani Isrā’īl pun sering berbalut keluh Chorus Mereka minta anak sapi untuk disembah Mereka lelah, minta makanan yang berbeda Padahal manna dan salwa telah Allah beri Namun mereka tetap menuntut seperti tak pernah mengerti Tapi Mūsā sabar dan tetap berdiri Karena ia tahu, tugas nabi bukan hanya di hari senang hati Bridge Di Gunung Ṭūr ia bermunajat Menerima Taurāt, cahaya umat Namun kaumnya membuat patung emas Saat ia tinggalkan mereka walau hanya sesaat Ia marah, tapi tetap mendoakan Karena cinta nabi bukan untuk kemenangan Tapi agar umatnya kembali kepada Tuhan Chorus (modulasi) Inilah kisah Mūsā dan Bani Isrā’īl Penuh tanda, penuh pelajaran yang tak kecil Bahwa kebebasan tak berarti bebas dari iman Dan kemerdekaan sejati hanya milik yang bertahan Outro Di balik laut, di padang pasir Mūsā terus melangkah tanpa henti Mengajari kita tentang sabar dan memimpin Meski harus berdiri sendiri [instrument] [end]