Song Cover Image

Al and Mas Al (First Meet/Al's Version)

[Verse 1] Twenty Eighteen, aku juga inget jelas Awalnya biasa, tapi berubah cepat Kamu datang, gaya santai nggak ribet Kupanggil kamu “Mas Al”… dan itu langsung lekat Kamu pikir cuma kamu yang jatuh duluan? I was hiding mine, pelan-pelan aku simpan Katanya cuma temen, katanya santai Tapi tiap sama kamu, rasanya beda, nggak bisa nyantai [Pre-Chorus] Ngobrol random tapi nggak pernah habis Topik receh jadi terasa manis Satu frekuensi tanpa dipaksa Kayak udah klik dari awal kita [Chorus] Mas Al dan Al, sounds kinda funny But honestly it feels so right, honey Twenty Eighteen, aku juga terima Dari “temen aja” ke “eh ini kita?” Mas Al dan Al, pasangan konyol Ketawa hal random, dunia jadi tolol No jaim-jaiman, no fake style Just you and me being weird and smile [Verse 2] Weekend ribut soal bola lagi Kamu Liverpool, aku tetap Emyu di hati Kamu sok tenang, aku makin nyolot Gol dikit langsung jadi bahan nyerocos “Relax,” kamu bilang sambil ketawa Aku jawab, “nanti juga kamu kalah, ya!” Tapi jujur aja di balik semua Aku cuma seneng bisa bareng kamu aja [Pre-Chorus] Marathon film sampai ketiduran Cerita nggak penting jadi kenangan Filmnya lupa, tapi aku ingat kamu Dan semua cara kamu bikin aku ketawa terus [Chorus] Mas Al dan Al, sounds kinda funny But somehow it feels so right, honey Twenty Eighteen, aku juga terima Dari “temen aja” ke “eh kita kenapa?” Mas Al dan Al, pasangan konyol Ketawa hal random, dunia jadi tolol No jaim-jaiman, no fake style Just you and me being stupid and smile [Extended Groove] [Bridge] We’re not perfect, we’re kinda weird Aku bawel, kamu suka nge-cheer Different teams, still the same vibe Berantem bentar, tapi tetap side by side Orang bilang, “kok bisa cocok?” Aku jawab, “ya karena dia… ya Mas Al, bodoh” No drama scenes, no acting clean Just us being real in Twenty Eighteen [Chorus (Last)] Mas Al dan Al, I’ll keep this year Saat semua terasa ringan dan clear Nonton bola, film, ketawa nggak jelas Tapi tiap detik terasa priceless Mas Al dan Al, if someday we look back Twenty Eighteen was our favorite track Konyol, sederhana, penuh cerita Tentang dua orang aneh… yang aku pilih… dan masih aku jaga.